Showing posts with label tentang NJMX. Show all posts
Showing posts with label tentang NJMX. Show all posts

Tuesday, 22 August 2017

Pasang Shock YSS di New Jupiter MX? Kuy lah!

   Apa kabar? Semoga kita semua sampai di tujuan dengan selamat amin.
Bagi MX Rider bukan cuma sekedar mitos kalau monoshock Jupiter mx mudah ambles, ya kan? Hal ini juga saya alami terutama ketika boncengan/ membawa beban berlebih, redaman monoshocknya terlalu empuk, karena saya penasaran bagaimana penampakan kalau motor saya membawa beban berlebih, saya minta tolong kepada kedua teman saya untuk di tes redamannya, dan ternyata pas dilihat itu ayunannya lebay banget kayak besi letoy sampai-sampai saya ketawa lihat motor saya sendiri.
   Karena saya sudah tidak nyaman lagi pake monoshock ori si MX, jadi saya mencari shock alternative lain. Shock yang saya cari itu tentu harga murah, ya namanya juga pelajar jadi harus irit dan saya mendapat pencerahan kalau shock MX king cocok di NJMX dan MX old, harganya 400 ribuan, lebih tinggi 1 cm dari ori NJMX nah ini yang saya cari karena kalau saya lewat di gang perumahan itu biasa banyak polisi tidur yang tinggi banget, bukannya agak pendek terus atasnya rata tapi polisi tidurnya tinggi udah gitu bentuk segitiga lagi, saya curiga yang buat tidak punya izin untuk bikin polisi tidur.
Tapi, ketertarikan saya sirna ketika tahu bahwa shock MX King ternyata juga agak lemes jadi cari yang lain, dan akhirnya saya nemu di Mbah GOOGLE kalau shock YSS itu bagus buat mx, shocknya keras, bisa untuk MX King, NJMX, dan MX old, harganya tergantung tipenya. Kuy lah kalau kayak gitu langsung hunting ke bengkel tapi nanya ke mekanik bengkel dulu di FB dan kebetulan ada, cuma tinggal satu pula, wah keberuntungan masih berpihak ke saya.



Besoknya sepulang sekolah saya langsung menuju bengkel tersebut walau agak jauh sekitar 16 km dari rumah, yang penting bisa memuaskan rasa penarasan saya. Sampai di bengkel saya langsung nyari si mekanik dan nanya shock MX YSS yang kemarin lalu dia langsung ngambil. Bentuknya sesuai foto, harganya juga, ada stikernya lagi tapi masih nawar cuma turun 5.000 doang, tapi nggak apa-apalah harga 495 ribu saya tawar jadi 490 ribu belum termasuk pemasangannya, kalau sama pemasangannya harus nambah 25 ribu lagi tapi saya langsung pulang aja karena udah lapar mungkin besok saja pemasangannya di bengkel kepercayaan saya.
Pemasangan shock ini harus buka kap samping kiri-kanan dan spakbor kolong supaya lebih mudah. Setelah sekitar 10 menit akhirnya shock berhasil terpasang, bayar ongkos 20 ribu trus tancap gas kerumah dan siap-siap ke kampung buat tes nih shock.

Impresinya bagaimana?
1.)Shock ini tipe saya banget sumpah walau gak ada keterangan kalau shock ini tipe Z atau apalah 
     itu, shock idaman ini lumayan keras.
2.)Enak buat cornering sampai miring-miring motor nggak selip nggak kayak yang ori miring dikit 
    udah selip aja.
3.)Rantai nggak kendor kenceng lagi karena redaman stabil.
4.) Tinggi motor naik 1 cm jadi pas motor di standar 2 harus dialasi papan biar tidak neplak ke tanah.
5.)Dipakai boncengan motor nggak amblas lagi.
6.)Handling jadi lebih gampang.
7.)Melewati polisi tidur motor tidak keseret lagi.
8.)Hantam lubang di jalan juga biasa aja.
9.)Posis berkendara agak berbeda walau tidak terlalu siknifikan.


Overall saya puas dengan shock ini, harganya  menurut saya sesuailah dengan apa yang saya rasakan…

Btw, kondisi shock orinya juga udah bocor sejak saya baru megang ini motor sekitar 2 tahun yang lalu..

Thursday, 20 July 2017

Bohlam Philips M5 (Nok 1) recommended buat motor bebek

   Kali ini saya akan mereview tentang bohlam merek Philips M5 dengan spesifikasi 12v 35/35w model nok 1 atau 1 kaki. Berhubung karena bohlam yang di ada di motor saya yaitu New Jupiter MX sudah agak redup, nggak focus, dan jarak lampu jauh sama lampu dekat aja nggak ada bedanya jadi pengendara lain yang datang dari arah berlawanan akan silau walau batoknya sudah saya stel paling rendah ke tanah.
Untuk harga bohlam Philips ini saya tebus dengan harga 25.000, walau sebenarnya saya nyari bohlam merek osram tapi nggak ada jadi bohlam Philips ini saja.


 Pertama buka dulu batok lampu, kedua lepas soket lampu dan lepas bohlam lama kemudian pasang bohlam baru lalu pasang kembali batok lampu dan jangan lupa baut-bautnya.
Waktu saya pasang bohlam Philips ini, lampu jauh sama lampu dekatnya ketukar, jadi otomatis kabel lampunya juga harus saya tukar, begitu juga dengan kabel indicator lampu jauhnya. Setelah semua perkara sudah teratasi saatnya uji lampu ini, dan ternyata lampu ini focus, lebih terang dari bohlam sebelumnya dan tentu saja saya puas dengan bohlam ini ketika berkendara di malam hari..
Lampu jauh Bohlam Philips M5

Lampu dekat Bohlam Philips M5
Lampu jauh sama lampu dekat seperti tidak ada bedanya karena posisi mengambil gambar berbeda..


Tuesday, 11 April 2017

Cara mengatasi lampu belakang New Jupiter MX Goyang

  Halo semua, apa kabar? Semoga sobat sekalian sampai di tujuan dengan selamat. Masalah yang kadang dialami oleh pengendara motor ketika melewati jalanan rusak yaitu lampu belakang goyang. Kebanyakan pengguna motor New Jupiter MX pernah mengalami masalah foglamp goyang, ia kan? Hal ini juga saya alami beberapa waktu yang lalu dikarenakan motor sering melewati jalanan berlobang yang telat diaspal alias cuma ditimbum tanah dan pasir doang alhasil jalanan jadi berlobang ketika terkena air hujan. Karena foglamp motor saya sudah mulai “letoi” asyik, hahaha…., jadi saya putuskan untuk membuat foglamp motor saya bagus kembali. Cara yang saya gunakan adalah dengan mengebor bagian-bagian yang mampu menopang foglamp agar tidak goyang/ bergetar lagi, mumpung dirumah ada bor sekalian aja cari alat dan bahan lain. Untuk alat dan bahan yang saya gunakan antara lain:
1.Bor, kalau tidak punya bisa pakai solder.
2.Baut dan ring variasi biar lebih keren pas dilihat.

3.Kunci L8 dan obeng.
4.Colokan yang panjang kalau kabel bor/ solder anda tidak sampai ke colokan.


  Pertama, bor/ solder pada titik yang menurut anda dapat menopang foglamp dengan sempurna, lalu sesuaikan lebar lubang dan baut, ingat! Lubang yang anda buat jangan terlalu longgar karena nanti baut tidak dapat mengunci dengan sempurna akibatnya foglamp akan cepat goyang kembali. Jika sudah terlanjur, caranya adalah dengan menuangkan cairan lem super/ lem korea pada drat baut lalu segera anda kencangkan kembali. 


Gimana? Mudah kan, salam Geber!!!!!

Friday, 31 March 2017

Hati-hati beli piringan cakram KW

  Beberapa minggu yang lalu saya mengganti piringan cakram belakang NJMX saya karena sudah lumayan terkikis karena takutnya nanti malah bermasalah dan menambah biaya. Untuk membeli piringan cakram, saya memutuskan untuk membelinya sepulang sekolah di bengkel langganan saya.
  Harganya lumayan murah, yaitu 90.000 dan sekalian ganti kampas rem belakang 25.000, itu semua sudah termasuk biaya pasang. Setelah terpasang dan dirasa sudah berfungsi dengan baik, saya langgsung membayar dengan total 115.000. Waktu pertama jalan, rem belakang memang jadi pakem tapi, semakin lama saya mengerem kok tuas rem kayak goyang-goyang, laju motor jagi tersendat-sendat, dan tarikan motor jadi sangat berat. Ternyata penyebabnya adalah cakram belakang yang tidak presisi alias bimbang sehingga membuat jalu motor tidak baik. Mumpung dirumah ada gerinda, jadi saya gunakan untuk membuat piringan cakram menjadi presisi kembali. Tapi apadaya, laju motor tetap tersendat-sendat, dan saya putuskan untuk memasang cakram ori yang lama lagi untuk mencega hal-hal yang tidak diinginkan.
  Akhirnya 3 hari yang lalu saya memutuskan untuk membeli piringan cakram dan kampas rem ori di Dealer. Untuk piringannya itu harganya 145.000 dan kampas rem 60.000, lumayan juga tapi, tidak masalah asalkan motor jadi sehat lagi.


 Sampai dirumah saya lepas deh ban belakang, piringan cakram, dan kampaas rem kemudian memasang yang baru.

 Piringan cakram KW sudah berkarat hanya dalam beberapa minggu.

Setelah pemasangan selesai, rem kemudian saya stel lagi untuk membuatnya jadi pakem. Untuk mengetes apakah rem belakang sudah pakem atau tidak, saya langsung menuju ke jalan raya walau agak sedikit ragu. Ternyata kerajuan saya sirna karena ada perbedaan yang siknifikan bro setelah memasang yang ori karena motor saya tidak tersendat-sendat lagi dan walau ketika ngerem cengkramannya belum terlalu pakem karena mungkin masih baru kali ya jadi butuh penyesuaian. Saran saya belilah produk aftermarket yang sudah teruji misalnya PSM, tetapi bila anda ragu beli saja yang asli/orijinal karena memang sudah teruji.

Thursday, 30 March 2017

Yamalube Carbon Cleaner solusi pembersih kerak ruang bakar


  
Halo semua, kali ini saya akan share tentang penggunaan YCC di NJMX saya, tapi sebelum saya bahas tetang itu, saya akan menjelaskan apa itu Yamalube Carbon Cleaner. YCC adalah cairan pembersih ruang bakar yang dikeluarkan oleh Yamaha dan sudah dijual di semua Dealer Yamaha dengan harga 25.000. Cairan ini juga berfungsi untuk menjaga mesin tetap bertenaga dan irit, dan dapat digunakan untuk semua motor karburator dan injeksi. Untuk penggunaannya sangat mudah, hanya dengan mencampurkannya dengan 3,5-5 liter bensin untuk 1 botol YCC.
  Saya membeli YCC di dealer Yamaha dengan harga 25.000 dan ketika pulang sekalian mampir di SPBU untuk mengisi bensin dan tak lupa YCC saya masukkan lebih dahulu sebelum disi bensin agar tercampur sempurna. Alasan saya menggunakan YCC karena tenaga motor sudah berkurang dan juga ruang bakarnya juga sudah penuh dengan kerak ketika saya membongkar mesinnya waktu mengganti blok motor NJMX saya klik disini yang sudah berumur dan berasap. Efek yang saya rasakan ketika baru menggunakan YCC itu belum terasa karena mungkin masih 5km saya ajak muter-muter kota. Efeknya baru terasa setelah menempuh jarak sekitar 30 km, karena tarikan motor sudah terasa enteng dan gejala ngelitik juga sudah berkurang. Untuk membuktikan apakah efek yang saya rasakan memang real atau hanya sugesti, saya memutuskan untuk membongkar mesin NJMX saya lagi, dan ternyata mesin NJMX saya memang lebih bersih dibanding sebelumnnya.


Sebelum


Sesudah
 Apalagi saya juga menggunakan bahan bakar pertamax jadi ruang bakar mesin lebih terjaga kebersihannya.

  YCC memang terbukti fungsinya dan tentu saja harganya juga masuk akal, tidak terlalu murah dan tidak terlalu mahal. YCC dapat digunakan setiap 3.000 km untuk menjaga tenaga dan keiritan motor anda. Ini adalah pengalaman saya bagaimana dengan anda, silahkan di share di kolom komentar di bawah.

Monday, 13 March 2017

Jarum speedometer analog tidak berfungsi? Ini penyebab dan solusinya

  Setiap motor harus dilengkapi dengan komponen-komponen yang mendukung di bagian dashbor apalagi dalam hal keselamatan misalnya saja speedometer. Speedometer adalah alat yang di gunakan untuk mengukur kecepatan kendaran baik dalan satuan km dan juga satuan mil(1,6 km). Komponen lain yang tidak terpisahkan dengan speedometer adalah tripmeter yang berguna untuk mengukur jarak yang telah kita tempuh. Tripmeter akan bergerak jika speedometer bergerak sesuai kecepatan dan jarak tempuh motor ketika melaju. Tapi apa jadinya jika komponen ini tidak bergerak, pasti akan membuat kita kebingungan dan panik. Jadi bagi anda yang ingin tahu penyebab komponen ini tidak bergerak, berikut penyebab-penyebab dan solusinya:
1.Mur Tali speedometer terlepas.
  Solusinya, cari dimana tempat tali speedometer terpasang ke dashbor atau yang terpasang ke roda depan, lalu kencangkan kembali.
2.Tali speedometer putus
  Solusinya,buka batok lampu motor, cari tempat tali speedometer terpasang, kemudian buka dan tarik tali baja yang terdapat di dalamnya. Jika putus beli yang baru karena talinya terbuat dari baja.
Tali baja speedometer yang putus


3.Tromol speedometer kotor
 Solusinya, lepas ban depan sepeda motor lalau bersihkan tromolnya menggunakan lidi agar kotoran dapat terlepas, kemudian cuci menggunakan sabun agar lebih bersih. Jika pemutar pada tromol bengkok, luruskan kembali agar dapat memutar tali speedometer.




Berikut gambar pemasangan untuk tali speedometer yang baru:



Jika sudah terpasang dengan baik, silahkan putar roda depan atau bisa langsung dibawa ke jalan untuk di tes apakah sudah bergerak atau tidak. Jika sudah bergerak berarti masalah sudah selesai.

Thursday, 26 January 2017

Si MX ganti ban lagi

  Ban, ban, dan ban. Cerita ini bermula sekitar sebulan yang lalu ketika si MX Lagi-lagi ganti ban karena selalu wara-wiri kemana-mana. Ban yang sudah botak hanya yang bagian depan, cuma uang yang saya punya itu cukup untuk membeli 2 ban, ya sekalian aja. Bukan cuma ban yang saya ganti, pentil depan, belakang, dan karet tromol juga saya ganti karena sudah aus.

 Ban yang saya pilih adalah ban FDR, kenapa ban FDR? Karena ban ini sudah terbukti kwalitasnya, dan harganya juga terjangkau. Mekanik yang menangani motor saya itu orangnya bertato, walau bertato mereka sangat ramah dan baik.

 Untuk ban belakang FDR SPORT XR EVO dengan ukuran 100/80-17(Rp.336.000)  , dan depan ukuran 80/80-17, kalau harganya saya lupa mungkin dibawah Rp.300.000-an lah, kemudian pentil ban tubeless depan, dan belakang Rp.10.000, lalu karet tromol belakang Rp.25.000.
  Tapi yang membuat saya dan mekanik bengkel bingung adalah ketika ban depan yang lama dicopot, ada cairan hitam seperti air got yang banyak keluar. Usut punya usut, itu adalah cairan anti ranjau paku yang pernah saya masukkan kedalam ban sekitar 1 tahun lalu yang ketika masih baru itu warnanaya hijau dan teksturnya lengket.

  Sambil menunggu selesai saya melihat-lihat aksoris apa saja yang di jual, siapa tau aksesoris yang saya lihat itu menarik perhatian saya untuk dibeli. Aksesoris yang dijual lumayan banyak seperti, handguard, stabilizer rantai, handgrip, spion, lampu fariasi dll, pokoknya banyak banget sehingga membuat saya bingung mau beli aksesoris apaan untuk si MX. Padahal bengkel ini baru berdiri sekitar 1 tahun tapi pelanggannya lumayan banyak, maklum bengkel ini lumayan besar dan berdiri di seberang jalan poros Rembon-Makale, kalau nama bengkelnya saya lupa, hahah...maafnya kalau infonya kurang.

 Untuk Mencopot ban lama dan memasang ban serta part-part yang baru membutuhkan waktu sekitar 20 menit

dan akhirnya sekarang motor saya sekarang terlihat lebih kekar. Untuk review ban ini tunggu di artikel selanjutnya



Monday, 5 December 2016

Pasang engine cover/pelindung mesin di motor bebek? Sebaiknya jangan



Ini merupakan pengalaman saya bersama siMX selama meggunakan engine cover. Awalnya saya sangat suka memasang engine cover karena membuat mesin terlindung dari kerikil, lumpur dan tidak membuat capek ketika menucinya. Selain itu tampilan menjadi lebih keren, tapi masalah muncul setelah beberapa bulan kemudian ketika saya menempuh perjalanan yang agak jauh dan merasa power siMX berkurang. Awalnya saya mengira ini penyebab dari kampas kopling yang sudah haus.
Kebetulan di depan ada pom bensin jadi saya mampir sebentar di pom bensin untuk mengecek siMX dan sekalian isi bensin. Setelah dicek mesinnya sangat panas, weleh, Ini bisa disebabkan dari udara yang datang dari depan tidak bisa mendinginkan mesin dengan sempurna nih.
Saya langsung berspekulasi, pasti gara-gara engine cover nih yang bikin mesinnya terlalu panas. Setelah beberapa menit menunggu mesin dingin, akhirnya saya melepas engine cover, isi bensin lalu melanjutkan perjalanan.
Abang saya dulu memang menyarankan untuk tidak memasangnya tapi, saya tetap ngeyel dan sekarang ini lah akibatnya, kualat ama abang.

Biangkerok mesin overheat
Engine cover sebelum dilepas

Engine cover sebelum dilepas

Engine Cover setelah dilepas

Sampai di tujuan, saya masih penasaran, apakah mesinnya masih sama panasnya dibanding sebelum melepas engine cover? Ternyata setelah di cek, mesin tidak terlalu panas dibanding sebelum melepas engine cover walau jarak yang saya tempuh dari pom bensin ke tujuan itu 12 km, sedangkan dari rumah ke pom bensin itu cuma 4 km.
 Maka dari itu, saya menyarankan pengggunaan cover engine yang dipasang pada motor bebek yang dipakai harian sebaiknya jangan, apalagi dalam kota, sering macet dan jika menempuh jarak yang jauh, mesin akan tambah panas dan kaki makin matang,wkwkwk…
Kalau untuk daerah pegunungan, mungkin penggunaan engine cover masih bisa, karena udara di pegunungan masih dingin, tapi menurut saya sebaiknya tidak usahlah, karena ya itu tadi, sirkulasi udara tidak lancar untuk mendinginkan mesin.
Karena sebelumnya sering hujan, jadi saya pasang lagi karena lagi malas cuci motor terus, heheheh,,,.Sekarang saya melepasnya lagi agar mesin tidak kayak dulu lagi.
 Ok, mungkin segitu dulu ya!!!! Sekian dan terima kasih…

Friday, 18 November 2016

Ban FDR MP 57 sebagai ban belakang NJMX? Cocok!!!

  Setiap pengguna motor harus menanggung resiko selama menggunakan motor tersebut misalnya saja ban. Ban memiliki jangka waktu pemakaiannya masing-masing tergantung jarak yang ditempuh si pengendara menggunakan motor, termasuk saya yang menggunakan motor setiap seminggu 6 hari ke SMA (kecuali libur) yang berjarak 6 km dari rumah. Seiring dengan berjalannya waktu, ban si MX akhirnya botak setelah digunakan selama 2 tahun lebih, kenapa bisa tahan selama itu?Karena jarak yang saya tempuh setiap hari tidak terlalu jauh, dan ban yang saya gunakan adalah ban Corsa Sport Rain 90/80-17 yang memiliki tekstur keras jadi susah botak. Karena memiliki tekstur yang keras inilah setiap saya cornering, motor agak terlempar karena ban tidak menggigit ke aspal.

  Karena ban sudah tidak memungkinkan lagi untuk digunakan, jadi saya memutuskan untuk mencari ban baru untuk si MX. Ban yang ingin saya gunakan adalah ban FDR MP 76 yang terkenal karena sangat menggigit ke aspal bahkan ketika hujan sekaligus, dan memilki alur yang keren.
 
  Sepulang sekolah saya langsung menuju ke bengkel terdekat, akan tetapi ban yang saya cari sudah habis, begitu juga di bengkel-bengkel yang lain"waduh gimana nih?". Karena stoknya habis jadi saya mencari ban cocok buat si MX di bengkel yang saya kunjungi dan pilihan saya jatuh kepada ban FDR MP 57 90/80-17.
Walau alurnya lebih sedikit dari MP 76 tapi ban ini kayaknya masih ok kalau jalanan basah. Dan akhirnya ban ini saya tebus dengan mahar Rp.350.000, itu sudah termasuk biaya pemasangannya. Setelah menunggu beberapa menit akhirnya ban baru terpasang, anehnya ban ini terlihat besar dan penuh walau lebih kecil dari ukuran standar yaitu 100/70-17.


  Saking senangnya saya agak canggung mengendarai si MX karena sudah menggunakan ban baru. Karena ingin mencoba seberapa menggigit ban ini saya pun iseng mencoba cornering di sebuah tikungan dan hasilnya? Bannya sangat menggigit BroSist! Saya sangat senang dengan ban ini bagaimana dengan anda?






Wednesday, 28 September 2016

Kelebihan dan Kekurangan Selama Menggunakan New Jupiter MX 2011

Sekian lama tidak nulis akhirnya ada waktu lagi...Bagaimana kabarnya semua?
Kali ini saya akan share kelebihan dan kekurangan selama saya menggunakan New Jupiter MX keluaran 2011 ini.
 

Ingin tahu apa saja kelebihan dan kekurangannya silahkan dicek dibawah ini!
Kelebihan Menurut saya:
1.)Tarikan cukup lumayan untuk di daerah perkotaan yang kondisi jalannya sering macet(Stop and Go.)
2.)Barang bawaan yang banyak bisa ditaruh di depan, seperti tas yang penuh.
 3.)Posisi berkendaranya enak buat perjalanan jauh karena tidak membuat tangan cepat capek.
4.)Untuk goncengan motor ini sangat nyaman karena joknya tidak terlalu nungging.
5.)Sparepart gampang dicari karena dealer banyak. DiToraja aja banyak apalagi di kota-kota besar, ya nggak?
6.)Untuk motor bebek dengan mesin ber-cc 135 ini lumayan irit, karena setelah saya cek konsumsi BBM sejauh 43 km untuk 1 liter pertamax, itu semua tergantung pengendara dan kondisi motor.
7.)Pendingin sudah menganut sistem oil cooler jadi mesin aman dari resiko overheat.


8.)Sudah menganut pengereman diskbrake depan-belakang jadi pengereman sudah pasti pakem.

 9.)Desain sangat futuristik jadi tak heran jika banyak anak muda yang sangat menyukai motor yang satu ini.
10.)Pelek belakang lumayan lebar jadi aman buat cornering.

11.)Akinya sangat tahan brai, sudah lima tahun nih motor nggak pernah ganti aki.


Kekurangan menurut saya:
1.)Bagasinya kecil, cuma muat barang-barang tidak terlalu besar seperti kunci pas, kunci inggris, kanebo dan, lain-lain.

2)Jarak motor dengan tanah terlalu rendah, kalau lewat polisi tidur yang agak tinggi trus goncengan bisa-bisa motor nyangkut(Mungkin ada yang pernah ngalamin?).
3.)Shock belakangnya terlalu soft jadi pas lewat jalan rusak bakalan bumpi-bumpi/loncat-loncat apalagi saat boncengan makin parah!!!!
4.)Kalau jalur pendakian terus pendakiannya panjang nih motor gak kuat brai. Jadi mesti ganti gir yang lebih gede kalau mau lewat jalur pendakian/pegunungan, kayak di Toraja gitu, hehehe...
Mungkin segitu aja untuk kelebihan dan kekurangan New Jupiter MX 2011 kali ini,semoga bermanfaat sekian dan terima kasih.....







Monday, 26 September 2016

Pasang stabilizer rantai di NJMX 2011

Assalamu'alaikum Warohmatullahi wabarokatu...
Salam sejahtera bagi kita semua.....
Bagi pecinta roda dua pasti sudah tidak asing lagi jika mendengar atau melihat stabilizer rantai. Kali ini saya akan bercerita tentang stabilizer rantai di NJMX 2011 saya. Stabilizer rantai adalah alat yang digunakan untuk mennstabilkan rantai pada kendaraan bermotor, kurang lebih seperti itu pengertiannya.
ini adalah stabilizer rantai yang saya beli di sebuah bengkel di makassar, nama bengkelnya "Bintang Daya Motor". Saya beli 2 stabilizer dengan harga 95.000 yang ukuran kecil dan 100.000 untuk yang besar. Stabilizer yang kecil untuk NJMX dan untuk yang satunya lagi untuk si KV(kaisar Vartex). Untuk pemasangan di NJMX, stabilizer cuma saya pasang menggunakan 2 baut saja karena tidak muat jika menggunaka 4 baut, ini mungkin tergantung yang masang juga sih.

Untuk penggunaan selama 3 bulan saya merasakan rantai motor tidak loncat saat memasukkan gigi, dan rantai sudah tidak terkikias(soalnya rantai kena standar samping). Dengan memasang stabilizer rantai bukan berarti kita tidak perluh merawat rantai lagi. Merawat rantai wajib hukumnya, yaitu:
1. Dengan cara membersihkan menggunakan cairan pembersih rantai, bisa juga menggunakan deterjen agar kotoran yang menempel cepat rontok.
2. Seringlah melumasi rantai jika sudah kering jika tidak, rantai akan mudah berkarat dan beresiko putus. Untuk pelumas bisa menggunakan chain lube dan bisa juga menggunakan minyak goreng. kalau menggunakan oli bekas saya tidak anjurkan karena dapat merusak rantai akibat dari kotoran yang ada pada oli selama digunakan misalnya saja karbon sisa pembakaran.
3. Mengatur ketegangan rantai jika sudah agak kendor. Jika sudah melakukan 3 cara diatas saya jamin rantai anda akan awet.
Salam bikers!!!!

Add caption